Selasa, 25 November 2014

Potensi Waduk Kali Bening WIDAS sebagai Pusat Pendidikan Berbasis Lingkungan dan Ekowisata Kabupaten Madiun

Widas Waduk Kali Bening. Dalam keadaan global warming yang dihiasi oleh pandangan gersang gundulnya pemandangan alam nan indah, Widas menjadi salah satu solusi para penikmat alam yang sedang mencari keindahan.

Waduk Widas Kali Bening ini berada pada poros jalan Madiun-Surabaya dan tepatnya berada pada Dusun petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Ditempat wisata yang diresmikan oleh presiden RI kedua Bapak Soeharto ini menawarkan berbagai keindahan yang memanjakan mata para wisatawan. Dipukau dengan hamparan air jernih yang ber background gunung pandan dan kemudian mendapat dukungan pemandangan dari gunung wilis. Sungguh sangat menakjubkan sejauh mata memandang para wisatawan dapat melihat hamparan hutan nan hijau dan indah.

Di Widas wisatawan juga dapat berwisata kuliner dengan andalan menu ikan bakar yang banyak sekali disediakan diwarung-warung binaan perum jasa tirta ini. Permainan untuk anak-anak juga sangat mendukung menjadi sebuah wisata tujuan. Menurut hemat kami, widas juga dapat menjadi pusat pendidikan lingkungan
yang sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi bangsa yang mampu mengelola bangsa ini secara berkelanjutan. Basis Ekowisata di kabupaten madiun juga dapat dibangun mulai dari daerah ini. Namun Widas sebagai salah satu tempat wisata sangatlah minim perhatian dari pemerintah daerah tingkat II, tingkat I, maupun pemerintah pusat. Hal ini yang membuat wisata alam Waduk Kali Bening Widas menjadi berjalan ditempat.

Pendidikan atau pembinaan terhadap masyarakat setempat khusunya para pemudanya sangatlah minim. Hal ini menyebabkan banyak pekerja di Waduk Widas mengadopsi dari penduduk desa lain, sehingga fungsi keberadaan Waduk Widas untuk masyarakat setempat sangatlah minim sekali.
Padahal berbicara potensi penduduk asli setempat tidak kalah jika dibanding penduduk dari luar daerah yang telah direkrut oleh perum jasa tirta.
Hubungan antara interaksi pemerintah dengan penduduk seharusnya lebih dibangun dalam pengelolaan Waduk Widas ini. Sehingga memaksimalkan adanya pemanfaat sumber daya yang ada demi mendukung kemakmuran kehidupan masyarakat setempat.

Wacana Waduk Kalibening Widas menjadi pusat pendidikan berbasis lingkungan dan ekowisata Kabupaten Madiun akan dapat tercapai jika pemerintah serius menanggapi hal tersebut dan memanfaatkan masyarakat setempat sebagai pendukung program ini.

Akhir kata, Tiada yang tak mampu kita raih jika kita berikhtiar kepada sang maha kuasa, Yakin Usaha Sampai.

Salam Hisen Mega Sarwanto

Senin, 30 Juni 2014

FORESTRY MAGAZINE FAHUTAN UNMUL TURUN KAMPUNG .

Samarinda - UKMF Forestry Magazine, Fakultas Kehutanan, Universitas Mulawarman turun kampung pada tanggal 24 Juni 2014 guna mengajarkan adik-adik kita dari Taman Kanak-Kanak (TK) AL-KAHFI di daerah Lempake tentang bagaimana pentingannya menjaga lingkungan serta cara menanam pohon yang baik dan benar. 
Pada kunjungan kali ini, Forestry Magazine berhasil memberikan cerita motivasi serta pengarah-pengarahan yang berbasiskan tentang lingkungan kepada adik-adik serta guru-guru dari TK tersebut. Di akhir cerita motivasi, mereka diberi games edukatif berupa pertanyaan tentang lingkungan. Adik-adik TK antusias menyambut kunjungan dari Forestry Magazine. Salah satu guru dari TK tersebut dalam sambutannya menuturkan bahwasanya merasa sangat senang mendapatkan perhatian seperti ini. Pasalnya, belum pernah ada acara serupa yang dilakukan di TK tersebut.
Kegiatan kunjungan kali ini ditutup dengan penyerahan bingkisan-bingkisan kado kepada adik-adik
TK oleh Ketua Umum Forestry Magazine.. Ketua Umum Forestry Magazine, Hisen MS mengaku sangat bersyukur karena acara kunjungan untuk penanaman kali ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada halangan yang berarti. Adik-adik TK pun sangat antusias mengikuti serangkaian acara yang telah disiapkan. Di akhir pertemuan, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara kali ini. Dan untuk ke depannya, Forestry Magazine juga berjanji untuk sering memantau kegiatan di TK ini serta berjanji ingin merenovasi TK ini agar terlihat lebih baik. Untuk itu, mahasiswa Universitas Mulawarman diharap dapat turut andil dalam kegiatan kunjungan sosial selanjutnya. (Forestry Magazine Fahutan Unmul)

Forestry Magazine Selenggarakan Basic Training untuk Kader Jurnalistik


Samarinda – Dunia jurnalistik adalah sebuah dunia yang menarik. Pada kenyataannya seseorang yang berkeci mpung pada dunia ini tidak hanya sekedar mencari berita namun juga harus mampu mencari celah yang menarik yang dapat dibagikan kepada khalayak umum. Oleh karena itu, UKMF (Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas) Forestry Magazine (FM) Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman mengadakan Basic Training pada tanggal 09 Juni 2014. Acara yang dilaksanakan di daerah Lempake yaitu Lembah Hijau, Samarinda ini dikemas dengan suasana santai namun tujuan diadakan acara tetap dapat dicapai.
Acara ini yang dikhususkan untuk kader-kader yang berminat untuk mempelajari langkah awal dalam pengenalan jurnalistik serta yang berminat bergabung menjadi anggota kepengurusan Forestry Magazine itu sendiri. “Karena tidak adanya bantuan dana dari pihak fakultas mungkin acaranya tidak sesuai dengan yang diharapkan, namun hal itu tidak membuat para peserta dan panitia patah semangat” ungkap Gunawan sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
"Kalau takut jangan jadi jurnalis.” itulah semboyan yang selalu FM lontarkan guna memberikan semangat kritis bagi para peserta. Manusia memiliki kebebasan dalam berpendapat bahkan hal ini juga turut diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Kebebasan ini adalah sebagai bentuk hak yang patut diperjuangkan. Hak yang dimiliki tentu bukan hak yang dapat dijadikan sebagai senjata untuk bertindak semau sendiri tanpa peduli pada hak orang lain karena sesungguhnya hak manusia itu dibatasi oleh hak manusia yang lain.
Batasan sebagai seorang jurnalis dapat dilihat dari kode etik yang dimiliki oleh jurnalis. Kode etik tersebut terdiri dari 11 pasal, yaitu Pasal 1, wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk; Pasal 2, wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik; Pasal 3, wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah; Pasal 4, wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul; Pasal 5, wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan; Pasal 6, wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap; Pasal 7, wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan off the record sesuai dengan kesepakatan; Pasal 8, wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani; Pasal 9, wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk keperluan publik; Pasal 10, wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa; Pasal 11, wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

Kegiatan ini mengundang pemateri yang juga alumni FM serta dosen-dosen Fakultas Kehutanan yang bersedia hadir meluangkan waktunya untuk memberikan sercecah pengetahuan mereka. Materi-materi yang disampaikan merupakan materi jurnalistik dasar dan tambahan berupa publik speaking serta materi-materi lainnya yang tentunya sangat bermanfaat bagi perserta maupun panitia. (Forestry Magazine Fahutan Unmul)

Kamis, 26 Juni 2014

WIWIN SUWINARTI (Perempuan sakti part 4)

Sederhana ,berjilabab besar berbadan besar ,bersepatu cat, mungkin seperti itulah deskripsi yang sering di gambarkan mahasiswa ketika menerangkan sosok perempuan sakti yang juga dosen Wiwin Suwinarti .
Dengan langkah dan senyumnya selalu , beliau mengerahkan segala bentuk bantuan demi perjuangan perbaikan FAHUTAN UNMUL . Kecenderungan terhadap kebenaran mungkin yang membawanya masuk dalam ranah perjuangan demi kampus tempat beliau bekerja . Sangat jarang sekali bisa melihat sosok ibu ini turut campu dalam urusan orang lain . Namun mungkin dianggapnya terlalu keterlaluan dan merugikan orang banyak maka beliaupu turut turun memperjuangkan keadilan yang selama ini diinjak oleh pejabat . Tanpa ketakutan sebagai bawahan dan terlebih memberikan tempat untuk posko perjuangan beliau sangat gigih menggiring perjuangan yang sangat rumit mendapat titik terang . Hari ini mungkin banyak sekali orang yang emlupakan bahwa beliau juga bagian dari perjuangan , akan tetapi perempuan sakti tidak akan pernah menunggu pamrih atau apapun itu . Seorang inspirator yang berjuang tanpa muncul namanya , Itulah yang dapat dikatakan untuk para perempuan sakti .

JUFRIAH ( Perempuan sakti part 3)

Slow style , berkacamata , ramah ,dan selalu ceria setidaknya itu yang terlihat dengan mata telanjang ketika kita melihat sosok dosen kita ibu jufriah . Dalam kesehariannya beliau selalu beraktivitas di kampus tempat beliau mengajar dan bekerja . Ketika terjadi ketidaksepahaman dikampus , terlihat semangat bagai cut nyak dien memerangi belanda . Segala tenaga dan upaya dikerahkan untuk membantu pergerakan menuju perubahan lebih baik . Halnya perempuan sakti yang lain , beliau sangat antusias dan tidak sabaran mendapat sebuah keputusan yang melegakan . Setidaknya demikian yang terekam diotak saya . Dalam keadaan yang terbatas ( karena tidak bisa bermotor ) beliau tidak ingin kalah dalam berperan didalam pergerakan . Sang suami dengan setia menemani hingga larut senja dalam mengawal pergerakan . Kulihat selalu tersenyum meski hasil tidak memuaskan , selalu optimis meski seolah tak ada harapan . Pejuang besar yang tanpa disadari ada disekitar kita dan sangat patutlah menjadi tauladan para pemuda . Di hari ini banyak sekali pemuda pecundang yang mencari selamat demi dirinya sendiri . Tak berani memperjuangkan untuk kebaikan orang banyak , malah membela yang salah . Seharusnya mereka lebih mampu membuka mata dan tidak buta tuli dengan ketidakadilan yang ada . Bagaimana nasib bangsa ini ?,kampus ini ? jika para pemuda penerus bangsa hanya egois mengejar kepentingannya masing-masing . Miris sekali yang berambisi menjadi Dosen penerus perempuan sakti kebanyakan adalah pecundang yang tak berani menyuarakan ketidakadilan hanya demi mengamankan diri sendiri . Semoga selalu ada generasi perempuan sakti seperti beliau para pejuang ini .

ERLY ROSITA (Perempuan sakti part 2)

Malam itu mulai senyap dan sunyi . Paska perjuangan yang melelahkan dan seolah kandas tiada berujung di Fakultas Kehutanan .Tak ayal salah satu dari perempuan sakti sebagai pengajar dan sekaligus salah satu pejuang untuk perbaikan kampus adalah Erly Rosita . Kulihat sayup wajah seorang Ibu pengajar yang kukenal sebagai seorang Ibu didik dan pejuang berusaha tegar dihadapan anak didiknya .
Tak hayal aku membaca dari kerut wajahnya yang kecewa karena hasil tak sesuai keinginan . Seolah tidak percaya dengan hasil yang ada , beliaupun duduk lemah . Terlihat tidak terlalu bergairah membicarakan permasalahan kampus . Namun ketika melihat anak didiknya yang cemas ingin mengetahui detail kedudukan perkara , beliau mulai memaksakan senyum diwajahnya . Sembari berkata " Semua pasti ada jalan keluarnya dan kita yang sabar ". Meski aku sangat jelas melihat kekecewaannya , tetapi beliau berusaha tegar dan menguatkan seluruh anak didiknya yang sepemahaman dalam perjuangan . Semua membisu dan terlihat sunyi . Karena rapat senant yang digelar tadi siang mendapati tamu tak diundang dan mengalami deadlock . Akan tetapi beliau selalu memberi kalimat biarpun sedikit itu sudah cukup buat kami .Ketegarannya menguatkanku yang salah satunya mendapatkan badai somasi yang membuatku sangat sulit bergerak . Hingga hari ini kami sudah merasakan nafas sedikit lega , meski pada akhirnya kami masih geram dengan banyak orang yang masih mempertahankan jabatannya dan memotong urat malunya masing-masing demi duniawi .

Perempuan muda terlihat lemah karena tidak mengerti apa yang diperjuangkannya dan selalu berhiporia dengan masa mudanya , Perempuan Berumur terlihat sakti ketika melihat masih menyempatkan waktu demi kebaikan orang banyak meski telah sibuk mengabdi kepada keluarga .
itulah kenapa menurutku seorang ibu lebih bermartabat dibanding seorang gadis yang cerdas .

NANI HUSEIN ( Perempuan sakti part 1)

Dalam kehidupan manusia ,, seseorang tidak luput dari perjuangan .Kemampuan dan keberanian seseorang adalah menjadi modal dalam menjelajahi perjuangan . Perempuan adalah pejuang yang gigih . Hal ini terlihat dari sosok perempuan sakti yang hingga detik ini selalu berjuang bagai aktivis muda . Kegigihan seorang Nani Husien adalah tauladan bagi para perempuan muda setelahnya . Dengan sifat karakter keibuannya beliau tetap berjuang memperjuangkan apa yg dianggapnya tidak selayaknya dibilang adil . Terlihat kegigihannya diumur yang sangat dibilang senior didunia aktivis dalam memperbaiki fakultas tempat beliau bekerja .
Bukan rahasia umum lagi di Indonesia bahwa ketika kita menjadi bawahan di struktural pegawai negeri ,kita harus tunduk dan patuh terhadap pimpinan meskipun pemimpin tersebut semena-mena , akan tetapi hal itu tidak mengikat maupun berpengaruh terhadap sosok ini . Ditengah kesibukannya sebagai ibu dan istri yang baik , beliau masih menyempatkan diri menegakkan keadilan meskipun tertatih setiap hari .

saya merasa terharu sekaligus miris .
Saya melihat perjuangan mereka , tapi saya juga melihat ketidakberdayaan para pemuda yang lain melihat hal ini .Bahkan demi jabatan dan pengaruhnya mereka melakukan segala upaya untuk mempertahankannya .

Setiap tulisan selalu menyinggung , setiap singgungan selalu menyakitkan ,setiap kesakitan selalu membuat penyadaran dan setiap penyadaran bawalah kepada sesuatu yang lebih baik .

selamat pagi perempuan sakti

TULISAN PAGI PEJABAT TAK TAU DIRI

pagi ini aku mentelaah hasil sharing dengan seseorang yang ternyata memiliki pertimbangan matang . Kehidupan seseorang sebenarnya selalu diberikan sisi keburukan , tergantung dari mana sisi kita melihatnya . Orang yang terlihat buruk pun sebenarnya masih memiliki sisi kebaikannya . Sejarah kebaikan yang membekas pada seseorang kadang tenggelam dengan ambisinya . Ambisi itu tidak jauh dari segala glamour di muka bumi . Banyak sekali di sekitar kita melihat orang -orang yang melakukan segala cara untuk mendapatkan sebuah jabatan . Dan yang sangat miris sekali aku melihat banyak sekali orang yang mempertahankan jabatannya dengan mengorbankan orang lain . Terlebih lagi mereka menjual kehormatannya sebagai manusia dan lebih memilih menjadi binatang hanya untuk mempertahankan jabatannya . Apakah akan memenuhi kebutuhan keluarga dengan cara menjadi binatang yang mempertahankan jabatannya????
Sesungguhnya jabatan itu tidak abadi , Lantas kenapa banyak sekali orang mengorbankan keluarga , teman , saudara , kehormatannya sebagai manusia , harta dan lebih banyak lagi hanya untuk merebut dan mempertahankan jabatannya ?????

DUKUNGAN SPIRITUAL YANG MENGUATKAN DISAAT MATERIAL TIDAK ADA

gerimis mengguyur bumi samarinda , suasana sejuk dingin bagai di kaki pegunungan . Hari ini aku melihat dengan mata pikiranku banyak sekali hal yang dapat dibanggakan dan mengharukan . beberapa hari yang lalu aku memposting sebuah spanduk ekspedisi di group fahutan unmul. Banyak sekali aku mendapat tanggapan antusias . Meskipun hal itu tak bermaterikan tapi kurasa itu lebih berharga dari apa yang diinginkan . Kobaran semangatku mulai menyala saat ada beberapa dosen sepuh yang komentarnya bagaikan bung tomo membakar semangat perjuangan pada waktu itu . Tidak banyak yang bisa aku ungkapkan dalam bentuk tulisan disini . Namun kurasa hal ini sudah cukup mewakili segala apa yang ada di dalam diriku . ada seorang dosen yang sangat senior mengatakan "Selamat jalan nak, jangan lupa berdo'a mohon perlidungan Allah dan ingat selalu tat tertib pendaki dan pencinta alam!!!!" , hal ini menjadi cambuk dan membuat aku treyuh saat membacanya . Seorang dosen yang saya hormati pula mengatakan "sukses mengerjakan sesuatu tanpa bantuan fakultas adalah prestasi, kl program jalan dg bantuan itu bukan prestasi. Selamat berprestasi " , membuat aku menjadi semakin berkobar dalam berprestasi . beberapa alumni juga sangat mendukung dalam bentuk moril yang tertuang pada komen"Bromo tujuan wisata nomer 7 di Indonesia. Tahun ini aku jua mau piknik ke sini nih.,Oiya kudu ngono, tekad kuat, cari dokat sorang, tunjukan pian2 bisa dan berhasil... ntu ngaranya rimbawan." , jadi semakin aku menggebu dalam semangat . Dari hal ini banyak yang ingin aku sampaikan pada tulisan ini . Tidak banyak namun kuharap mewakili . yang mampu aku cerna adalah sebenarnya kita tidak memerlukan dukungan dana yang besar ketika ingin berprestasi namun dukungan spirit yang lebih dibutuhkan . Kita tidak perlu menjadi orang hebat ketika ingin membuat sesuatu yang luar biasa ,tapi kita hanya perlu gigih dan memiliki kinerja yang kuat dalam membuatnya .
terima kasih para dosen yang menjadi guruku , terima kasih raka-rakanitaku yang telah mau peduli terhadap kami yang masih mencari jati diri disela kesibukanmu .


Salam HMS_FM

Selasa, 24 Juni 2014

MENCOBA TANTANGAN UNTUK MEMULIHKAN KEPERCAYAAN DIRI

Forestry Magazine memulai mengibarkan benderanya kembali setelah beberapa waktu yang lalu vacum. Forestry Magazine hadir sebagai media pemberi solusi bagi Rimbawan dan Rimbawati Fakultas Universiatas Mulawarman yang berperan sebagai wadah penyedia media komunikasi untuk para Sahabat Forestry Magazine di manapun berada.

Kisah FM pada periode ini kembali berdiri dimulai dengan kumpulan Mahasiswa yang melihat Kampus yang saat ini minim akan media komunikasi dan informasi. Forestry Magazine berdiri gagah dalam menghadapi cobaan dengan tenang. Dibandingkan dengan yang lain, kini Forestry Magazine dialiri rasa percaya diri yang kuat. Sekarang, Forestry Magazine akan membuktikan rasa percaya diri dengan kemampuannya. Air mata dan keringat yang Forestry Magazine alirkan bukanlah sebuah permainan yang mereka mainkan dengan sederhana, melainkan sebuah permainan yang membutuhkan sebuah pembelajaran. Dan sekarang juga, Forestry Magazine merasakan energi yang tidak terlukiskan yang dapat membuat Forestry Magazine bisa bertahan dan melupakan rasa lelah. Dengan membuat Forestry Magazine banyak belajar dan bekerja keras, bukankah wajar jika nantinya Forestry Magazine hanya menunggu hasil kerja kerasnya?

Forestry Magazine tidak boleh kecewa dan pancaran air mata masa lalu dijadikan sebagai dasar hari ini sehingga menghasilkan buah yang bagus. Forestry Magazine tidak hanya semata-mata untuk menjadi pemenang, tetapi untuk menaruh harapan dan bersinar. Sudah lama Forestry Magazine menangis sebagai pecundang, tetapi hingga air mata mengering Forestry Magazine harus tetap mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Dan Forestry Magazine menyakini bahwa mencoba tantangan yang nekat adalah dasar dari keberhasilan.

Salam Arianne Dhanvantary as Tary FM

Senin, 02 Juni 2014

PEMUDA UNTUK BANGSA


Terakhir melihat hari ini , hampir sebagian besar elemen indonesia menyatakan bahwa jokowi adalah calon presiden terbaik . Sebenarnya permasalahannya adalah ketika kita merindukan pemimpin yang berkarakter seperti rasullulah dan jenuh dengan adanya pemimpin yang ada saat ini .

Degradasi seorang pemimpin itu menurut saya pribadi adalah dikarenakan tidak adanya regenerasi penerus bangsa . Hingga hari ini banyak orang-orang tua yang masih selalu ingin berkuasa dan tidak ingin dilangkahi oleh generasi berikutnya . Ego pemimpin tua dihari-hari kemaren itu menimbulkan kerusakan mental pemimpin selanjutnya yang hari ini memimpin . Maka tidaklah salah ketika hari ini banyak pemimpin korup dan menjadikan indonesia sebagai ladang pengumpulan pundi - pundi kekayaan demi keluarganya sendiri .

Dihari ini kita tidak pernah diajari bagaimana menjadi pemimpin yang baik , akan tetapi kita selalu didoktrin dan diajarkan menjadi sesosok pekerja dan pengikut yang baik . Padahal tujuan Indonesia merdeka adalah untuk membesarkan bangsa ini dikancah dunia . Hari ini kita para pemuda sibuk dengan mencari sesuap nasi dengan mengais rejeki sebagai pekerja kelas bawah . Kita lupa akan kewajiban kita untuk mengisi kemerdekaan ini , dan kita selalu bergantung kepada pemimpin hari ini berharap menjadi lebih baik tanpa melakukan apa-apa . Dengan begitu egoisnya kita menyerahkan bangsa ini kepada para pemimpin korup tanpa ada perlawanan . Hingga hari ini kita selalu mengeluh dengan apa yang terjadi hari ini .

Hari ini kita sebagai pemuda indonesia , maka selanjutnya kita menjadi pemimpin bangsa . Sudah selayaknya kita berjuang dan beriktiar untuk bangsa kita demi memerdekaan bangsa kita dari kemiskinan dan kebodohan yang telah diatur oleh banyak pihak asing yang mengeruk keuntungan di Indonesia . Ketika kita ingin bangsa ini lebih baik , bertanyalah pada diri sendiri apa yang sudah kita lakukan . Ketika ingin merdeka dari kemiskinan dan kebodohan , lantas apa yang sudah kita lakukan . Pemuda adalah bagian terpenting dari bangsa ini .Ketika ingin melihat bagaimana bangsa ini 20 tahun kedepan , maka lihatlah pemudanya dihari ini .


# Gerakan Pemuda Untuk Bangsa

Selasa, 22 April 2014

Narasi Saat Pelatihan




Unit Kegiatan Mahasiswa Forestry Magazine Fahutan Unmul
Pada tanggal 19 April 2014 mengadakan Pelatihan Jurnalistik Dasar
Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Redaksi Forestry Magazine
Pada pukul 09.00 sampai pukul 15.00…
           
                        Kegiatan ini di hadiri oleh beberapa anggota Forestry Magazine
                        Yang pematerinya dari alumni kita abang Reonaldus
                        Dari kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar kemarin
                        Cukup merefresh  otak yang kadang susah dan malas mikir

Beberapa jam kegiatan pelatihan jurnalistik berlangsung
Kadang sesekali mata cantik saya itu melirik  teman-teman disekitar
Kira-kira mereka mengalami hal yang Same or Not
Penyakit yang selalu datang di waktu lagi sok-sok’an mikir keras kaya batu Es tiba-tiba cair dan meleleh (Ngantuuk).
                       
                         Kegiatan yang dilaksanakan Forestry Magazine
                        Cukup membantu agar selalu rajin belajar dan belajar
Adek-adek tingkat juga cukup bekerja keras masang telinga dan mata memperhatikan abang Reo.
Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar tidak ada gangguan atau halangan seperti saat mengantri Bensin, dan Jalan macet total.


                       





Semangat Yang Naik Turun Seperti Air Sungai Mahakam

Di waktu sekolah kegiatan yang sangat rajin dilakukan  mancatat,  menulis dan corat- coret LKS, maklum jadi sekertaris kelas,  nyaris setiap hari selalu mencatat di papan tulis untuk para calon penerus bangsa  
Apabila tangan saya yang lentik ini menemukan model huruf yang baru dan menurut orang lain itu tidak  bagus,  pasti semua catatan di buku tulis itu di permak ulang dengan model tulisan huruf yang baru.
Sekarang walaupun rajin nulis, dan bany         ak hal yang bisa di tulis, tetapi gak tau cra awal untuk mengungkapkan dan mengeluarkan nya dari otak beleng saya…
Mohon bantuan nya bang, siapa tau ada solusi untuk mengobati penyakit Mami (malas Mikir).






salam AS_FM