Selasa, 22 April 2014

Narasi Saat Pelatihan




Unit Kegiatan Mahasiswa Forestry Magazine Fahutan Unmul
Pada tanggal 19 April 2014 mengadakan Pelatihan Jurnalistik Dasar
Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Redaksi Forestry Magazine
Pada pukul 09.00 sampai pukul 15.00…
           
                        Kegiatan ini di hadiri oleh beberapa anggota Forestry Magazine
                        Yang pematerinya dari alumni kita abang Reonaldus
                        Dari kegiatan Pelatihan Jurnalistik Dasar kemarin
                        Cukup merefresh  otak yang kadang susah dan malas mikir

Beberapa jam kegiatan pelatihan jurnalistik berlangsung
Kadang sesekali mata cantik saya itu melirik  teman-teman disekitar
Kira-kira mereka mengalami hal yang Same or Not
Penyakit yang selalu datang di waktu lagi sok-sok’an mikir keras kaya batu Es tiba-tiba cair dan meleleh (Ngantuuk).
                       
                         Kegiatan yang dilaksanakan Forestry Magazine
                        Cukup membantu agar selalu rajin belajar dan belajar
Adek-adek tingkat juga cukup bekerja keras masang telinga dan mata memperhatikan abang Reo.
Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar tidak ada gangguan atau halangan seperti saat mengantri Bensin, dan Jalan macet total.


                       





Semangat Yang Naik Turun Seperti Air Sungai Mahakam

Di waktu sekolah kegiatan yang sangat rajin dilakukan  mancatat,  menulis dan corat- coret LKS, maklum jadi sekertaris kelas,  nyaris setiap hari selalu mencatat di papan tulis untuk para calon penerus bangsa  
Apabila tangan saya yang lentik ini menemukan model huruf yang baru dan menurut orang lain itu tidak  bagus,  pasti semua catatan di buku tulis itu di permak ulang dengan model tulisan huruf yang baru.
Sekarang walaupun rajin nulis, dan bany         ak hal yang bisa di tulis, tetapi gak tau cra awal untuk mengungkapkan dan mengeluarkan nya dari otak beleng saya…
Mohon bantuan nya bang, siapa tau ada solusi untuk mengobati penyakit Mami (malas Mikir).






salam AS_FM

                       

                       




                               

Menjadi Jurnalis Idealis ala Mahasiswa



Menjadi Jurnalis Idealis ala Mahasiswa
JURNALISTIK, mungkin tidak asing lagi ditelinga kita apabila mendengar kata tersebut, terlintas dipikiran bahwa kata itu erat kaitannya dengan kegiatan Ke-Wartawan-an, Penulisan, atau pencarian berita. Bila kita telaah lebih jauh lagi sejarah jurnalistik bermula  pada zaman romawi kuno masa pemerintahan Kaisar Julius Cesar (100-44 SM). Ketika itu “Acta Diurna”, yakni papan pengumuman dipasang di setiap sudut kota, dengan tujuan agar masyarakat mengetahui perkembangan dan kebijakan kota romawi pada saat itu. Petugas pembuat “acta diurna” itu di sebut “diurnarii”, dalam bahasa inggris disebut Journalist yang berarti pemberitaan.
Jurnalis berkembang seiring perkembangan zaman dan teknologi. Tidak hanya berita yang dapat dilihat dari media cetak, namun juga dengan media sosial melalui akses internet pun dewasa ini dapat kita nikmati dengan maksimal. Dengan adanya sarana informasi yang mudah itu masyarakat dituntut pula untuk mengetahui informasi dengan cepat, apabila ketinggalan informasi tentu akan membuat masyarakat tersebut menjadi “Ketinggalan Zaman”.
Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa tentunya harus mampu, cepat dan tanggap dalam menghadapi permasalahan-permasalahan. Namun untuk dapat kritis terhadap permasalahan, mahasiswa harus menguasai informasi yang ada, dan dapat pula menyampaikannya dengan baik sesuai dengan karakteristik mahasiswa sebagai Agen Akademisi.
Sebagai sarana penyampai informasi dikampus-kampus dibentuklah Unit Kegiatan Kemahasiswaan yang bergerak dibidang jurnalis, Forestry Magazine (FM) salah satunya. FM yang di ketuai oleh Hisen Mega Sarwanto tahun ini bertujuan agar kedepannya banyak tercipta kader-kader jurnalis handal yang tetap berpegang teguh dengan jiwa idealis mahasiswa nya.
Sabtu 19 April lalu merupakan langkah awal FM setelah vakum beberapa waktu. Pelatihan Jurnalistik yang di selenggarakan FM saat itu bertujuan untuk mengupgrade para personil FM. Acara tersebut mengundang pemateri yang dulunya merupakan mantan ketua FM dan alumnus kehutanan 2002 yakni Reonaldus Paembonan. Beliau adalah mantan wartawan Tribun Kaltim. Sekarang sedang melaksanakan studi di belanda sebagai mahasiswa S3 di bidang lingkungan. Jabatan yang beliau pegang saat ini yakni Sekjen PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Belanda.   
Salam AAA_FM

Forestry Magazine selenggarakan Pelatihan Jurnalistik



Forestry Magazine selenggarakan Pelatihan Jurnalistik

Samarinda – UKMF (Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas) Forestry Magazine (FM) Fahutan Unmul mengadakan Pelatihan Jurnalistik di Sekretariat FM, Sabtu 19 April 2014. “Acara yang dikhususkan untuk pengurus FM itu bertujuan sebagai langkah awal pengenalan Jurnalistik dan meningkatkan skill pengurus FM.” Ujar Ketua Panitia Jonathan Simbolon. “Karena pada pagi hari ada hujan jadi acara sempat tertunda, namun hal itu tidak membuat para peserta patah semangat.” Tambah Jonathan.
Kegiatan itu mengundang pemateri yang juga alumni FM, Reonaldus Paembonan. Materi-materi yang disampaikan merupakan materi jurnalistik dasar dan tambahan berupa pengalaman yang pernah di alami Pemateri yang mantan wartawan Tribun Kaltim dan sekarang menjabat sebagai Sekjen PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Belanda.
“Semoga dengan adanya acara ini, kader-kader penerus FM yang memiliki semangat jurnalistik tinggi lahir kembali. Sehingga kurangnya minat menulis dan membaca yang selama ini menjadi polemik menurunnya kualitas Mahasiswa Fahutan Unmul semakin berkurang. “ Ujar Ketua Umum FM Hisen Mega Sarwanto.

salam AAA_FM

BERBAGI DIHARI KARTINI KEPADA PARA PEREMPUAN SUPER PEJUANG LINGKUNGAN



BERBAGI DIHARI KARTINI KEPADA PARA PEREMPUAN SUPER PEJUANG LINGKUNGAN

Pagi itu kuangkat badanku dengan sekuat tenaga  dari tidurku yang sangat pulas sekali karena teringat acara bakti social hari kartini kepada ibu – ibu penyapu jalanan . Kulihat sekeliling masih redup karena waktu masih subuh . Kuambil air wudhu lalu kujalankan sholat subuh . Setelah itu terdengar suara kring – kring , menandakan ada yang memanggi handphone ku . Oh ternyata mini , dengan nada anak kecilnya dia bertanya tentang dimana keberadaan ali . Akupun tergopoh – gopoh menjawabnya sambil memaksaotak agar segera mulai berpikir dimana ali . Pada watu itu aku tidak sedang berada di Kantor Redaksi FM , melainkan di tempat lain . Kujawab dengan fakta karangan bahwa ali sedang di Kantor Redaksi FM . Selanjutnya ku bergegas ganti baju dan segera menuju kantor redaksi FM .
Kunyalakan motorku mio putih tulang yang kumiliki sejak tahun 2010 lalu ku gas hingga berjalan .
Sesampainya disana pelan – pelan aku masuk ke dalam ruangan .Waktu itu menunjukkan pukul 05.47 wita. Terlihat ada rita lagi mendengarkan music jadul tahun 80- 90 an yang khas kegemaran dia ,kulihat juga bungkusan – bungkusan sembako sudah siap juga  untuk didistribusikan dan mereka yang masih tidur bagaikan ikan asin , atau lebih jelasnya seperti pengungsi korban bencana banjir . Lalu kubangunkan mereka dengan sedikit teriakan dan beberapa respon kekesalan akibat terkejut . Sembari menunggu yang lain yang masih di jalan akupun merebahkan diriku sambil mendengar lantunan music yang aku tidak tahu siapa penyanyinya .
Selang bebereapa lama , shofat da nana datang . Kamipun bergegas siap- siap dan membagi bingkisan kebeberapa motor . Rencana sudah fix dan akhirnya kami membagi territorial penyebaran bingkisan kepada ibu-ibu penyapu jalanan . Mungkin karena aku kurang memperhatikan brifing makanya aku kebingungan . Aku belum ada pasangan seperti yang lain . Lalu aku mulai meraih Handphone dan mencari – cari kontak neng novi . Kutelpon dia dan ternyata pada waktu itu dia baru bangun. Kuberitahukan ke dia bahwa 10 menit lagi kujemput . Dengan nada agak protes karena waktu yang kuberikan terlalu sedikit dia menyanggupi . Dengan membawa 3 bingkisan aku menuju ke kontrakan neng novi . Sesampainya disana aku melihat ada beberapa anjing yang sedang senam pagi di depan kontrakan . Kutelpon dia namun ak diangkat , masih siap – siap pikirku . Ingin kusempatkan kencing karena tertahan dari tadi rasa ingin kencingku , kucari semak – semak sekitar situ dan kudapatkan sekumpulan perdu pisang . Aku menuju kearah perdu pisang tersebut . Namun tak kusangka para anjing menggonggong . Mungkin mereka berpikir aku akan maling sesuatu . Kuurungkan niatku untuk kencing dan kufokuskan untuk menunggu neng novi saja . Setelah dia dating kami ngobrol sedikit dan akhirnya kami berangkan memburu para ibu penyapu jalanan .
Kami sedikit kebingungan mau ke arah mana beroprasi . Kami memutuskan keliling di areal jalan M.Yamin . Laju motorku kusengajakan pelan agar bisa melihat  keberadaan ibu- ibu pejuang tersebut .Kulihat seberang jalan simpang pramuka ada 1 lalu kulanjut , didepan salah satu dealer ada 1 , dan selanjutnya kulihat ada lagi seorang ibu penyapu didepan masjid pelayaran . Aku hentikan motorku neng turun dengan membawa kamera HP ku. Kulontarkan beberapa pertanyaan dan sepertinya ibu yang berlogat suku banjar ini merasa terganggu karena belum tau apa maksud kami . Setelah bertanya aku ambilkan satu bingkisan dan kuutarakan maksud kami kepadanya . Nah baru dia tersenyum sedikit ,dan kuajak berfoto sekalian ngeksis . Lalu kami lanjutkan perjalanan dan mendapati ibu kedua yang sedang duduk . Dengan sumringah ibu ini menyambut kami dan akhirnya kami utarakan maksud sembari memberikan bingkisan tersebut . Ibu yang ketiga ini hamper membuat aku meneteskan air mata , ketika aku Tanya kulihat wajahnya sangat letih , dan setelah kuutarakan maksud kami , dia sepertinya terharu dan kulihat matanya berkaca-kaca . Aku sempatkan berfoto dengan beliau .
Sebenarnya kegiatan ini bermaksud untuk memberikan penghargaan kepada ibu-ibu pejuang dihari kartini ini . Mereka rela bangun pagi dan berangkat ke jalanan untuk menyapu jalanan sepanjang 1 kilometer setiap harinya . Dan seperti biasanya dengan cueknya kita hanya berlalu lalang tanpa ada suatu rasa terima kasih kepada mereka . Pejuang lingkungan sekaligus perempuan super itulah yang saya rasa pantas diberikan kepada mereka . 

Salam HMS FM.