Selasa, 22 April 2014

Menjadi Jurnalis Idealis ala Mahasiswa



Menjadi Jurnalis Idealis ala Mahasiswa
JURNALISTIK, mungkin tidak asing lagi ditelinga kita apabila mendengar kata tersebut, terlintas dipikiran bahwa kata itu erat kaitannya dengan kegiatan Ke-Wartawan-an, Penulisan, atau pencarian berita. Bila kita telaah lebih jauh lagi sejarah jurnalistik bermula  pada zaman romawi kuno masa pemerintahan Kaisar Julius Cesar (100-44 SM). Ketika itu “Acta Diurna”, yakni papan pengumuman dipasang di setiap sudut kota, dengan tujuan agar masyarakat mengetahui perkembangan dan kebijakan kota romawi pada saat itu. Petugas pembuat “acta diurna” itu di sebut “diurnarii”, dalam bahasa inggris disebut Journalist yang berarti pemberitaan.
Jurnalis berkembang seiring perkembangan zaman dan teknologi. Tidak hanya berita yang dapat dilihat dari media cetak, namun juga dengan media sosial melalui akses internet pun dewasa ini dapat kita nikmati dengan maksimal. Dengan adanya sarana informasi yang mudah itu masyarakat dituntut pula untuk mengetahui informasi dengan cepat, apabila ketinggalan informasi tentu akan membuat masyarakat tersebut menjadi “Ketinggalan Zaman”.
Mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa tentunya harus mampu, cepat dan tanggap dalam menghadapi permasalahan-permasalahan. Namun untuk dapat kritis terhadap permasalahan, mahasiswa harus menguasai informasi yang ada, dan dapat pula menyampaikannya dengan baik sesuai dengan karakteristik mahasiswa sebagai Agen Akademisi.
Sebagai sarana penyampai informasi dikampus-kampus dibentuklah Unit Kegiatan Kemahasiswaan yang bergerak dibidang jurnalis, Forestry Magazine (FM) salah satunya. FM yang di ketuai oleh Hisen Mega Sarwanto tahun ini bertujuan agar kedepannya banyak tercipta kader-kader jurnalis handal yang tetap berpegang teguh dengan jiwa idealis mahasiswa nya.
Sabtu 19 April lalu merupakan langkah awal FM setelah vakum beberapa waktu. Pelatihan Jurnalistik yang di selenggarakan FM saat itu bertujuan untuk mengupgrade para personil FM. Acara tersebut mengundang pemateri yang dulunya merupakan mantan ketua FM dan alumnus kehutanan 2002 yakni Reonaldus Paembonan. Beliau adalah mantan wartawan Tribun Kaltim. Sekarang sedang melaksanakan studi di belanda sebagai mahasiswa S3 di bidang lingkungan. Jabatan yang beliau pegang saat ini yakni Sekjen PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Belanda.   
Salam AAA_FM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar